Cara Beradaptasi di Tempat Kerja Baru agar Lolos Probation
Talent News
|
Friday, 22 May 2026 02:14
WIB
Bagikan:
Memasuki dunia kerja, baik sebagai fresh graduate maupun prohire, selalu punya tantangan tersendiri. Masa probation sesuai ketentuan adalah 3 bulan, menjadi fase krusial untuk menunjukkan bahwa kamu layak jadi bagian permanen dari tim. Probation adalah masa percobaan kerja bagi karyawan baru untuk dievaluasi kinerjanya sebelum resmi diangkat menjadi karyawan tetap. Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan), masa ini berlaku maksimal 3 bulan.Supaya lebih gampang dipahami, berikut tips kekinian yang bisa kamu terapkan.
1. Mindset positif
Banyak orang gugup ketika masuk kerja ditempat baru atau untuk anak fresh graduate karena tempat pertama untuk bekerja. Yang pertama harus kita lakukan adalah memiliki mindset positif dulu ya. Jangan takut gagal, jangan takut gak bisa beradaptasi. Anggap masa probation sebagai kesempatan belajar, bukan ujian menakutkan.
Untuk yang baru masuk dunia kerja, tanamkan dibenak kita bahwa berbuat salah itu tidak masalah. Jangan takut salah, yang penting mau menerima feedback dan cepat beradaptasi. Jika berbuat salah segera perbaiki, segera lakukan improvement.
2. Bangun relasi
Setelah mindset kita, diubah jadi mindset yang positif, ketika kita mulai bekerja. Jangan sungkan untuk berkenalan dengan team. Baik teman satu team mau pun dari bagian/ departement maupun divisi lain. Memang tidak semua orang bisa menjadi extrovert, hanya ketika didunia kerja bergaul ditempat kerja adalah salah satu cara kita bertahan ya.
Bisa juga kita ikut kegiatan dikantor seperti olahraga bareng, makan siang bareng, atau mungkin karaoke bareng temen-temen. Ada banyak kantor yang bikin acara wellness untuk karyawannya seperti Pound fit, senam atau olahraga lainnya bersama-sama. Ikutlah kegiatan tersebut untuk menjalin relasi dikantor.
3. Belajar budaya kerja
Setiap kantor punya aturan main masing-masing ya, bagaimana cara berkomunikasi mengangkat telepon misal, cara berpakaian (grooming), bagaimana cara bertegur sapa (greeting), dan lain sebagaimana.
Budaya kerja ini biasanya akan disampaikan saat kita on boarding, catat, ingat-ingat dan laksanakan dalam keseharian kita ditempat kerja. Budaya kerja ini lambat laun akan membentuk kita, membentuk karakter kita.
Budaya kerja yang positif tentunya yang harus kita adopsi ya, amati, pahami mana budaya kerja yang positif mana yang negatif. Yang baiknya kita ambil yang negatifnya kita hilangkan.
4. Disiplin waktu
Masalah disiplin waktu, merupakan hal sepele ya. Namun impactnya besar. Ketepatan waktu, disiplin waktu adalah salah satu bentuk komitmen kita terhadap perusahaan. Bentuk tanggung jawab paling dasar kita terhadap tugas kita. Selalu datang kekantor sebelum jam kerja dimulai.
Kemudian, selesaikan setiap pekerjaan sebelum cut of time ya. Kerjakan dengan cepat dan tepat, jangan menunda pekerjaan. Karena menunda pekerjaan hanya akan menumpuk masalah.
5. Proaktif
Ditempat kerja jangan jadi orang yang pasif ya. Jadilah orang yang proaktif, bertanya jika ada yang dipahami. Ini menjadi bukti dari keseriusan kita dalam bekerja dan menjadi salah satu bentuk komitmen kita terhadap ‘pertumbuhan’ kita dalam pekerjaan.
Bahkan jika memungkinkan, belajar juga hal lain dari bagian lain agar kita punya banyak skill ya.
6. Catat dan evaluasi
Masuk dunia kerja baru tentu banyak hal baru yang kita pelajari ya kan? Banyak hal yang asing buat kita. Selalu siapkan catatan ya, catat setiap istilah, langkah-langkah pengerjaan dan hal lainnya.
Kenapa harus kita catat? Karena sering kali kita lupa. Betul atau betul? Dengan adanya catatan akan membantu kita mengingat kembali ketika kita lupa. Disamping itu catatan kita juga akan menjadi bahan evaluasi kita ya. Apa yang sudah kita lakukan, apa yang sudah kita pelajari, apa yang kurang, dan lain sebagainya.
7. Tunjukkan value
Yang tak kalah penting dari 6 langkah diatas, kita juga harus bisa “menjual” dan menonjolkan value atau nilai kita keperusahaan. Sehingga perusahaan akan berpendapat bahwa me-hire kita adalah tindakan yang benar, bahwa kita adalah orang yang tepat untuk posisi tersebut.
Ada sedikit bocoran bagaimana cara kita menunjukan value kita. Tentu akan berbeda untuk Fresh graduate dan prohir. Fresh graduate bisa denghan menunjukkan semangat belajar dan fleksibilitas. Prohire dengan membawa pengalaman dari tempat sebelumnya tapi tetap rendah hati dan terbuka pada cara kerja baru.
Kunci lolos probation bukan sekadar kerja keras, tapi kerja cerdas + sikap adaptif. Jadilah orang yang menyenangkan diajak kerja sama, disiplin, dan selalu mau belajar. Dengan begitu, kamu bukan hanya bertahan, tapi bisa benar-benar berkembang di tempat kerja baru.
#TalentAINews
#TalentCareer
Copyright © 2026 Talent AI